Oleh: y0g4ajust's Blog | 12 April 2009

FiLsaFat umum

Filsafat berasal dari bahasa Yunani yaitu “philosophia” yang berarti “cinta kepada kebijaksanaan (philos=cinta dan sophia=kebijaksanaan)”

Peralihan Filsafat
Tahap kebangkitan rasio Yunani kuno (600 sM)
Pada tahap ini para filsuf Yunani mengubah orientasi berpikirnya dari kosmogoni ke kosmologi atau dari mitos ke logos. Thales memulai pencarian asal usul utama (arche) alam semesta dan diteruskan oleh Anaximandros dan Anaximenes, serta filsuf-filsuf lain sebelum Socrates. kosmogoni: pengetahuan tentang alam yang didapat dari mite-mite/mitos-mitos yang berkembang. kosmologi: pengetahuan tentang alam yang didapat dari teori-teori ilmiah.

Tahap filsafat manusia/tahap antroposentris (200 sM)
Pada tahap ini perubahan titik berat pengkajian berubah dari alam semesta (kosmologi) ke manusia. Tokoh-tokohnya antara lain Socrates, Plato, Aristoteles.

Tahap Kristiani/zaman teologis (300-1300 sM)
Pada tahap ini teologi ditopang oleh rasio. Tokoh yang terkenal adalah Thomas Aquinas dan St. Auqustine. Pada masa ini Eropa dianggap mengalami abad kegelapan kerena terjadi banyak pengekangan terhadap kegiatan oleh doktrin gereja. Kaum agamawan berperan sebagai pihak yang menentukan apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan individu pada masa itu, dengan semboyan “Faith over the Reason” (Iman di atas rasio) Di Timur Tengah peradaban islam justru mencapai kejayaan dibidang filsafat dan ilmu pengetahuan. Banyak lahir para pemikir, cendekiawan serta sastrawan seperti, al-Kindi, al-Farabi, Ibn Sina, Ar-Razzi, Ibn Rusyd.

Tahap filsafat modern (abad 17 M)
Pada saat ini rasio kembali menjadi pusat kegiatan filsafat dan manusia baru dilahirkan kembali. Semboyan yang terkenal pada zaman itu adalah “Cogito Ergo Sum” (aku berpikir maka aku ada). Tokoh sentral: Rene Descrates, B. Spinoza, dan G.W. Leibniz.

Tahap perkembangan ilmu pengetahuan
Perkembangan fisika mempengaruhi pandangan filsafat dan ilmu sosial. metode-metode ilmu pengetahuan alam digunakan dalam penelitian filsafat dan ilmu sosial. Metode observasi jadi metode utama juga di sini, juga dibantu oleh matematika.

Tahap analisis bahasa
Filsafat memfokuskan kajian pada fungsi-fungsi dan proses penggunaan bahasa. Di sini manusia dipandang sebagai animal simbolicum. Pada tahap ini aliran filsafat dianggap sebagai aliran utama adalah filsafat analitik. Adapun fungsi bahasa yang diteliti mencakup :
a. kognitif-informatif,
b. emotif-eksresif,
c. direktif-persuasif,
d. perpormatif-seremonial.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: